Postingan

Legenda dari Negeri Panda: Mengapa Orang Baik Mendapat Balasan yang Menyakitkan?

Alkisah pada zaman Dinasti Song, hiduplah seorang anak kecil yang menderita cacat, kakinya pincang. Kedua orangtuanya juga sudah tiada. Dengan cacat itu ia tidak bisa melakukan banyak pekerjaan sehingga ia hidup sangat miskin dan banyak melewatkan waktu untuk mengemis. Kemudian ia mengamati ada sungai di desanya tapi tidak ada jembatan sehingga orang kesulitan bila ingin menyeberanginya. Si bocahpun membuat keputusan. Ia ingin membuat jembatan. Dengan cara melemparkan batu-batu ke sungai. Sedikit demi sedikit tapi pasti, kumpulan batu itu pasti akan menjadi jembatan, begitulah pikirnya. Mulanya penduduk desa menertawainya, apalagi melihat cara berjalannya yang pincang dengan kaki terseret-seret, tapi malah ingin membangun sesuatu yang besar. Tetapi si anak tidak membalas mereka dan hanya bekerja dalam diam. Sebulan... dua bulan... tiga bulan... setahun demi setahun... lama kelamaan ternyata benar-benar terbentuk sebuah jembatan, masyarakat desa mulai berubah pikiran dan ikut memba...

Haru Urara, Kuda Pacuan yang selalu Kalah

Gambar
  Ada seekor kuda pacuan di jepang bernama Haru Urara. Haru Urara sangat terkenal, disukai dan dielu-elukan seluruh jepang. Semua rakyat jepang berdoa meminta kemenangannya. Banyak orang membeli kupon pacuannya, juga memberikannya kepada teman-temannya. Bahkan sampai memasukkannya ke dalam perbincangan news di tivi-tivi, termasuk NHK. Orang-orang berderma untuk membantunya. Perdana Menteri jepang Abe saja sampai berdoa khusus buat kemenangannya dalam rapat DPR. Dan ada lagu khusus tentang Haru Urara.     Sekilas orang pasti berpikir kalau Haru Urara adalah kuda hebat yang selalu juara satu dalam setiap perlombaan. Tapi ternyata berlawanan dengan dugaan itu, Haru Urara justru selalu kalah dalam perlombaan apapun.      Sekalipun seluruh jepang sudah sepenuh hati berdoa bagi kemenangannya, Haru Urara masih saja jadi ranking ke-10 dari antara 11 kuda. Tidak peduli siapapun yang menjadi jokinya, bahkan joki paling hebat pun pernah mengendarai Urara, te...

Penelitian Mengenai Toksinitas Kombinasi Renshen dengan Wulingzhi

Gambar
Dalam TCM, dikenal istilah kombinasi obat yang menimbulkan toksinitas, di antaranya adalah penggabungan Renshen ( Panax ginseng C. A. Mey) dengan Wulingzhi (faeses Trogopterus xanthipes Milne-Edwards). Kitab obat TCM tertua Shen Nong Ben Cao Jing 神农本草经 memasukkan kombinasi kedua obat ini sebagai larangan penggabungan shi jiu wei 十九喂. Namun beberapa ahli telah mengadakan penelitian modern untuk perihal ini, dan didapatkan kesimpulan sebagai berikut: Ketika Renshen dan Wulingzhi diujicobakan ke tikus putih dengan cara gastric lavage atau peritoneal injection, ternyata tikus tetap hidup. Dalam pemakaian formula berdosis 300 kali lipat dosis untuk manusia dewasa, tidak tampak toksinitas pada penggunaan gastriv lavage, namun tampak toksinitas berlebihan pada penggunaan peritoneal injection.  Renshen Sedangkan pengaruh terhadap hasil obat: Khasiat penggunaan 80g/kg formula cair Renshen - Wulingzhi, dalam perihal anoxia test (ketahanan terhadap kehilangan oksigen) lebih k...

Cara Bian Que Menjadi Pakar TCM Terhebat

Bian Que dipercaya sebagai bapak pelopor ilmu TCM. Ia bahkan diyakini "sakti", mampu mendiagnosa penyakit seseorang hanya dengan melihatnya (simak blog saya terdahulu yang berjudul Bing Ru Gao Huang) serta mampu menghidupkan orang yang telah meninggal (akan dibahas pada blog yang akan datang). Semua orang pun bertanya-tanya, apakah sebetulnya yang telah dilakukan Bian Que hingga ia berhasil "menemukan" sesuatu yang begitu sakti, hingga dipuja orang hingga 5000 tahun lamanya?      Ini dimulai dalam suatu pertemuan. Alkisah, Bian Que remaja awalnya hanya seorang pelayan penginapan. Kerjanya sangat sederhana, melayani para pengunjung yang masuk, bersih-bersih, dan sebagainya. Namun suatu hari, ia bertemu dengan seseorang yang "aneh". Ia begitu takjub saat bertemu dengan pria itu, pun langsung mengetahui bahwa pria itu bukan orang biasa. Begitu pula pria itu dapat merasakan Bian Que bukanlah orang sembarangan. Ketertarikan itulah yang membuat mereka berdu...

Kematian Hua Tuo

Gambar
Hua Tuo adalah salah seorang dari tabib TCM paling terkemuka di dunia, karena kemampuannya dalam menemukan obat anastesi 1000 tahun lebih sebelum kedokteran modern mengumumkan kemampuannya memakai obat bius. Dan dengan obat anastesi ini, Hua Tuo konon mampu untuk melakukan tindak operasi. Namun sayang, justru kemampuannya dalam operasi inilah yang membawanya ke sarang maut. Hua Tuo hidup di zaman Tiga Kerajaan, periode paling terkenal dalam sejarah China. Tersebutlah Perdana Menteri Han, Cao Cao, menderita sakit parah. Kepalanya sakit luar biasa bahkan ia tak bisa bangun dari tempat tidurnya. Para pengikutnya yang cemas segera memanggil Hua Tuo. Hua Tuo bergegas datang, dan memeriksa Cao Cao dengan cermat.  "Perdana Menteri mengalami gangguan penyumbatan di kepalanya, dan praktek medis yang biasa dipakai tidak akan dapat menyembuhkannya. Satu-satunya jalan hanyalah dengan pembedahan kepala." Semua orang terbelalak. Begitu juga dengan Cao Cao. "Kau bilang apa...

Sharing: Pengalaman Saat Mempelajari Akupunktur di China

Saat saya mengajar di Kursus Sinshe Candranaya, saya bertemu dengan seorang siswa yang cukup "unik". Ia selalu mengeluh akan ini dan itu, akan manajemen kursus yang (diklaimnya) payah, akan materi pelajaran yang sulit, dan bahkan akan cara mengajar saya. Ia bahkan berkata, kalau begini terus, lebih baik ia menyerah saja dan tidak lanjut kursus lagi. Lalu pada akhirnya ia memang benar-benar mengundurkan diri. Bagaimanapun, perkataannya membuat saya merasa "tergerak" untuk membagikan sedikit "pengalaman pahit" yang saya alami saat belajar di china - pengalaman yang biarpun pahit, namun justru inilah yang membuat saya bisa menjadi seperti sekarang ini. Saya mempunyai sepasang mata yang "berbeda" dengan teman-teman sekalian. Ia bisa melihat, bisa mengenali tanpa kacamata figur-figur yang "besar". Tetapi lain halnya untuk membaca. Bahkan kacamata tebal pun tidak mampu menolong saya untuk bisa membaca dengan jarak 30 cm. Untuk meli...

Bagaimana Cara Mempelajari TCM

Gambar
      Walaupun TCM adalah sebuah cabang ilmu yang telah berusia ribuan tahun dan dikenal luas di seluruh dunia juga Indonesia, namun pada kenyataannya sebagian besar anggota masyarakat tidaklah memahami benar mengenai ilmu ini. Terlihat dari banyaknya para siswa yang kebingungan dalam mempelajarinya.      Sebetulnya hal ini bisa dimaklumi, mengingat perbedaan budaya, filosofi serta bahasa menjadi hambatan terbesar bagi para peminat TCM. Nah, mencoba untuk mengurangi hambatan-hambatan tersebut, saya bagikan beberapa tips untuk mempelajari ilmu TCM.                                  1. Alihkan Perhatian dari Pola Pikir Kedokteran Modern Salah satu hambatan terbesar bagi siswa saat mempelajari TCM adalah, ia selalu otomatis membanding-bandingkannya dengan ilmu kedokteran mo...